Jumat, 04 Juli 2014

#11TanpaBatas Gagasmedia : Ardina's Choice

4 Juli 2014..
Salah satu penerbit kesayangan aku (dan kita semua) hari ini merayakan hari jadinya yang ke 11. So? 


Happy birthday my dear Gagasmedia! #11TanpaBatas. Terima kasih telah hadir dan mengubah segalanyaaa menjadi lebih indah, terima kasih telah menyediakan buku-buku yang bisa menjadi penghibur mata di sela kewajiban tugas yang menumpuk setiap hari-nya. Terima kasih telah memanjakan semua pembaca khususnya dengan novel genre romance-nya yang sungguh aduhai dan memikat hati, baik dari segi covernya yang selalu eye catching dan isinya yang selalu penuh kejutan. Dan…terima kasih juga telah menjadi wadah untuk memunculkan penulis-penulis baru yang berbakat. ;)
Untuk itu, dalam rangka #11TanpaBatas-nya Gagasmedia, izinkan aku menulis : 11 Buku GagasMedia yang Wajib Dibaca dalam Ardina’s Choice. Leggo!
1. DreamCatcher – Alanda Kariza
Sinopsis : Read Here
Gagasmedia boleh dibilang sarangnya novel romance, tapi bukan berarti buku terbitan Gagas adalah fiksi semua. Non fiksinya juga ada kok. Ada 2 buku non fiksi-pengembangan diri yang masuk dalam Ardina’s Choice. Yang pertama adalah buku DreamCatcher-nya si cantik Kak Alanda.
Buku dengan tebal 220 halaman ini memberikan gambaran tentang bagaimana merancang mimpi. Inilah rancangan hidup yang kita coba reka sendiri. Ka Alanda berbagi hal-hal yang bisa kita lakukan untuk menciptakan mimpi dan meraihnya sejak dini dengan memanfaatkan kekurangan, meningkatkan produktivitas, dan berbagi dengan orang lain.
Dalam DreamCatcher dijabarkan bagaiman perjuangan Ka Alanda untuk meraih mimpi-mimpinya. Tentang mimpi yang awalnya hanya ada di atas kertas dapat berubah menjadi kenyataan. Ada juga terselip sedikit beberapa profil para sosok muda yang sukses mewujudkan impian mereka masing-masing. DreamCatcher membuat kita juga akan termotivasi seperti Ka Alanda dan sosok muda lainnya—mencapai mimpinya, membuat mimpi tidak hanya sekadar mimpi, tapi menjadi real, menjadi nyata.


2. Career First – Maya Arvini
Sinopsis : Read Here
Buku non fiksi-pengembangan diri yang kedua adalah Career First yang ditulis oleh Maya Arvini. Mba Maya pernah meraih penghargaan Young Women Future Business Leader dari majalah SWA. Tagline buku ini adalah Melangkah Pasti ke Dunia Kerja. Buku ini pernah saya review dalam rangka event One Book One Day yang diadakan Gagas (Review click here). 
Sekarang, mba Maya bekerja di Microsoft Indonesia. Wow ngga sih ? Kalau buat aku sih WOW. Mau ngga sih kerja di perusahaan bonafit kaya mba Maya? Kalau aku sih mau, mau bingitssss.
Dalam Career First kita akan mengetahui proses perjalanan karier mba Maya from Zero to Hero, bagaimana perlunya kita memiliki mentor yang dapat membimbing kita secara objektif, berkompetisi di lingkungan kerja, membanguan aliansi, menyikapi kegagalan, dan mendapatkan pengetahuan baru tentang Office Politics.
Kalau kamu mikir bahasa yang digunakan dalam buku ini berat karena penulisnya bekerja di Microsoft Indonesia kamu Salah Besar!! Mba Maya menceritakan semuanya dengan bahasa ringan dan mudah dipahami. Buku ini cocok dibaca untuk para fresh graduate, tapi tidak menutup kemungkinan untuk dibaca para adik-adik yang masih sekolah di bangku menengah atas loh, karena akan banyak pelajaran berharga yang dapat diambil setelah membaca Career First. Banyak juga kutipan-kutipan bagus yang terselip dalam buku ini.
Successful people are not gifted, they just work hard, then succeed on purpose – GK Nielson
3. Hujan dan Teduh
Sinopsis : Read Here
Mari kita masuk ke romance! Ihiy siapa yang suka romance-nya gagasmedia? Kalau ada, kita sehati.. Yeyyy
Novel Hujan dan Teduh yang terbit tahun 2011 dengan tebal 250 halaman ini merupakan novel juara pertama 100% Roman Asli Indonesia, dan merupakan novel debut Wulan Dewatra. Sebagai novel debut dan pemenang novel kompetisi, perlu diberi acungan jempol untuk penulisnya. Ceritanya sungguh tidak diduga, dasar ceritanya menggunakan konflik yang jarang terjadi, tapi penulis--boleh dikatakan--berani menggunakan konflik tersebut. 
Baca sinopsisnya, dan kamu akan tertipu dengan isi keseluruhannya...tapi aku jamin isi keseluruhannya tidak akan mengecewakan 

4. Dear You – Moammar Emka
Sinopsis : Read Here

Untuk apa jauh-jauh lagi mencari, sementara dalam dirimu saja aku sudah menemukan alasan hidup : bahagia bersamamu.
Ini sudah benar dari awal, Aku mencintaimu tanpa tanda Tanya.
Dear You karya Bang Emka—yang cukup tebal, hampir 400 halaman—ini bukanlah buku fiksi, tapi merupakan buku Lifestyle. Taglinenya? ‘Demi apa? Demikian aku mencintaimu’. 
Boleh aku bilang Dear You ini buku kumpulan gombalan ga sih? Kumpulan puisi? Ah yang pasti, Dear You berisi kalimat yang telah dirangkai sedemikian rupa sehingga sungguh amat menarik, sweet dan mungkin menyentuh. Ketika kamu membaca Dear You, bersiaplah….membayangkan seseorang yang membacakan kalimat-kalimat dalam Dear You hanya untukmu.
Kamu : Rumah seperti apa yang ingin kau huni sampai tua nanti?Aku : Rumah hatimu (hal 241)
Diam-diam aku merindukan jarak. Di silang perjalanannya, pentahbisan cintaku menemui batu ujiannya. Kukuh erat mendekapmu dalam kepatuhan dan penyatuan janji atau berseteru dengan nalar dan hati. ‘Lalu di mana janji penyatuan itu?’ Aku menyimpannya di cetak biru kenangan. ‘Kapan kau tepati janjimu?’ Ketika tak ada alasan yang kutemukan selain dirimu (hal 268)
5. S.C.H.O.O.L : Chemistry
Sinopsis : Read Here
S.C.H.O.O.L yang merupakan singkatan dari Seven Complicated Hours of Our Life merupakan project novel serial gagas di tahun 2014. Seri pertama S.C.H.O.O.L ditulis oleh aL Dhimas dengan judul Chemistry dan seri keduanya yang akan segera launching ditulis oleh Winna Efendi dengan judul Tomodachi. (Aku kurang tau nantinya novel ini akan berseri berapa banyak, mari kita tunggu dan nikmati aja yak!)
Chemistry ini lebih kepada teenlit sih kalau boleh dibilang. Chemistry bercerita tentang kisah seorang murid yang sangat mencintai pelajaran Kimia dan sangat ingin bergabung dalam tim olimpiade Kimia yang dibentuk sekolah, juga tentang persahabatan yang diceritakan sangat manis. Setting novel ini adalah kota Batam lohhhh. Kebetulan untuk reviewnya udah pernah aku buat, coba click here yes ;)

6. Heart Out – Fei
Sinopsis : Read Here
Project novel serial lainnya yang dibuat gagas pada tahun 2014 adalah serial Heartbreakers, dimana tema ceritanya sama, bisa dibilang novel lanjutan, ceritanya juga lanjutan tapi ditulis oleh penulis yang berbeda di masing-masing serialnya. Oiya, untuk baca Heartbreakers ini ngga mesti berurutan juga loh, jadi kalau mau langsung baca serial yang keduanya juga ngga masalah.
Sampai detik ini sudah ada dua novel serial Heartbreakers yang telah diterbitkan. Seri pertama berjudul Heart Attack yang ditulis oleh Clara Canceriana, dan seri kedua berjudul Heart Out yang ditulis Fei. Kebetulan, aku udah bacanya yang seri kedua, hehe..yang pertama belum ._.v (Gagas mau ngirimin Heart Attack ke rumah aku ngga? *Kode Keras *plis deh din) Kalau ngga salah akan ada 4 novel untuk serial Heartbreakers.
Konsep serial Heartbreakers ini keren loh, Heartbreakers bercerita tentang kehidupan tiga orang anggota boyband yang tengah digandrungi oleh para remaja. Pada seri pertama lebih bercerita tentang adanya perubahan formasi boyband karena ada salah satu anggotanya yang memutuskan keluar. Sedangkan pada seri kedua lebih focus tentang kehidupan salah satu anggotanya yang bernama Leon. Diceritakan bahwa ayah Leon kurang setuju kalau anaknya menjadi anggota boyband, karena ayahnya lebih berharap Leon menjadi pebisnis seperti dirinya. 
Untuk pecinta novel serial dan boyband gitu, kalian tidak boleh melewatkan Heartbreakers yaaa ;)

7. Refrain – Winna Efendi
Sinopsis : Read Here
Refrain adalah novel ketiga Winna yang terbit pada tahun 2009 dengan genre yang lebih condong pada teenlit. Siapa sih yang ngga tau Refrain? Yak novel ini sudah di adaptasi menjadi film layar lebar pada tahun 2013 dengan main cast adalah Maudy Ayunda dan Afgansyah Reza.
Refrain yang ditulis Winna Efendi bercerita tentang kisah masa putih abu-abu. Konfliknya simple sebenarnya, Sahabat Jadi Cinta. Tentang bagaimana masa-masa puber anak putih abu-abu yang menyukai satu sama lain, tentang Nata yang menyukai sahabatnya—Niki—namun Nata hanya memendam perasaan itu sendiri, sementara Niki malah menyukai orang lain. Sayang saat Niki mengetahui perasaan Nata semuanya sudah terlambat.
Mungkin memang ku cinta, mungkin memang ku sekali..Tak pernah hiraukan rasamu dulu..Aku hanya ingkari, kata hatiku saja..Tapi mengapa kini, cinta datang terlambat..(Cinta Datang Terlambat - Maudy Ayunda)
Novel yang ditulis oleh Winna Efendi sepertinya tidak perlu diragukan lagi kualitasnya, pasti keren, caranya bercerita selalu luwes.
Aku punya seorang sepupu yang sudah berpuluh-puluh kali membaca novel Refrain, entah apa yang dicari, tapi ia sungguh tak pernah bosan membacanya. Aku hanya berdecak saat ia memberi tahu “aku habis baca novel Refrain lagi loh”. Dasarnya, ia memang ngefans sama Afgan sih.. :p YA! akhirnya kalian tau kan alasan sepupu aku tak bosan membaca Refrain?
8. Test Pack – Ninit Yunita
Sinopsis : Read Here
Test Pack bisa dibilang merupakan novel lawas yang diterbitkan Gagas, terbit pertama kali pada tahun 2005 dan ditulis oleh Ninit Yunita. Tujuh tahun setelah terbit, novel ini diangkat menjadi film layar lebar dimana tokoh utamanya dimainkan oleh Acha Septriasa dan Reza Rahardian.
Test Pack bercerita tentang kehidupan rumah tangga Tata dan Kakang, yang sudah menikah selama tujuh tahun dan belum memiliki anak, tentang Tata yang ingin banget mempunyai anak, tentang mantan Kakang yang tiba-tiba muncul ke kehidupan mereka. (Uh…mantan)
Test Pack bercerita dari sudut pandang Tata dan Kakang, satu bab pakai sudut pandang Tata, satu bab pakai sudut pandang Kakang, selang seling begitu seterusnya. Kata mba Ninit dalam halaman awal “seluruh karakter dan isi cerita dalam novel ini adalah fiktif”, ahyaa novel ini memang lebih seperti novel curhat sih—walaupun kenyataannya ini fiksi—karena bahasa dalam novel ini sangat amat santai, cerita dikisahkan dengan “Gue” bukan “Aku” seperti novel umumnya.

9. Goodbye Happiness – Arini Putri
Sinopsis : Read Here
Kau dan aku tidak ditakdirkan untuk berada dalam satu kisah yang indah. Percaya atau tidak, begitulah kenyataannya. Jangan menyangkalnya karena akan sia-sia. Sama seperti berjalan di atas pecahan kaca, setiap langkah kita sesungguhnya hanya akan menuai luka.Lantas, kenapa kita tidak menyerah saja? Bukankah sejak awal semuanya sudah jelas? Akhir bahagia itu bukan milik kita
Gimana blurb-nya? Galau banget yaaa? Cinta yang takkan usai, begitu tagline novel ini. Novel ini bisa dibilang popular pada masanya, saat itu semua comment positif tertuju pada Goodbye Happiness karya seorang mahasiswi Psikologi UGM; Arini Putri. Semua berkomentar novel ini mampu menguras emosi pembacanya. One day, aku penasaran dan akhirnya membeli novel ini.
Ternyata, penulisnya Kpop banget gitu, jadi beberapa nama karakter memakai bahasa korea. Basicly, aku ngga suka sama Kpop…cuma karena penasaran sama novel ini, aku coba baca. Buat yang demen sama Korea-korea gitu dan belum pernah baca ini, coba deh baca, mungkin novel ini akan menjadi fiction favorit kalian. *kedip-kedip*

10. Manusia Setengah Salmon
Sinopsis : Read Here
Siapa sih yang ngga kenal Raditya Dika? Salah satu manusia multi-talented yang ada di muka bumi, khususnya di Indonesia. Radit bermain di genre non fiksi tepatnya di Komedi. MSS merupakan buku non fiksi ke enamnya yang terbit pada akhir tahun 2011. MSS memang buku radit yang ke-6, tapi merupakan buku radit pertama yang aku baca seumur hidup.
Cara Radit membuat pembacanya tertawa karena tingkah lakunya yang digambarkan dalam kata-kata selalu berhasil. MSS di dominasi dengan true story seorang Radit, bukunya memang full komedi, tapi bukan berarti dia tidak menyelipkan pesan-pesan dalam bukunya. Selalu ada pesan dibalik tawa-tawa pembaca yang akan tercipta.
Buku Radit yang memiliki tebal 264 halaman ini bercerita tentang pindah rumah, pindah hubungan keluarga, hingga kisah pindah hati Radit.
MSS sendiri sudah diangkat menjadi film layar lebar pada tahun 2013. 

11. Interlude – Windry Ramadhina
Sinopsis ; Read Here
Last but not least, novel Gagas yang masih fresh…baru terbit pada Mei 2014 kemarin. And, lucky me…aku berkesempatan jadi Host Blog Tour yang diadakan Gagas untuk membedah novel ini. Yang mau baca reviewnya silahkan click here
Interlude merupakan novel keenam seorang Windry Ramadhina. Ceritanya sangat menyentuhhhhh, mba Windry jago banget untuk membuat pembacanya untuk terlibat emosi dari cerita yang ditulisnya. Jujur, Interlude merupakan novel pertama dari mba Windry yang aku baca.. tapi aku langsung jatuh cinta sama gaya menulis dan berceritanya mba Windry. Ceritanya luwes, dan pendeksripsian karakternya itu……khan maen! Detail. Twist-twistnya menarik. Cover Interlude juga eye catching banget kan? cantikkkk.. kombinasi biru-nya manisss sangat. 
Hanna tidak sempurna, apalagi Kai. Mereka penuh kekurangan. Tetapi, saya sungguh berharap kalian bisa menerima mereka apa adanya, memahami, dan pada akhirnya jatuh cinta seperti yang saya alami - Windry Ramadhina
Ahyaaaa!! Dan…..aku berhasil dibuat jatuh cinta pada karakter novel Interlude; Hanna – Kai – Gitta – Jun.
Hal yang paling menyenangkan buat aku ketika membaca novel adalah ketika penulis menjabarkan secara detail tokoh-tokoh dalam novel, terutama detail fisik. Karena dengan detail fisik yang jelas dan sempurna sangat membantu aku membayangkan tokoh tersebut menjadi nyata. Siapa yang kaya begitu juga kaya aku? :D
HOAH! Selesai sudah Ardina’s Choice-nya. 11 Buku Gagasmedia yang wajib dibaca, jadi apa saja buku Gagasmedia pilihanmu yang menurutmu Wajib BINGITS untuk dibaca? ;)



2 komentar:

  1. Astagaa... Aku baru baca Manusia Setengah Salmon. :O Jadi pengen baca yang lain, nih u,u

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo baca yang lain, baca romance2 gagas yg kece2 itu dong :D

      Hapus