Kamis, 07 Agustus 2014

Mereka Menyadarkanku

Orang di sekelilingku menyadarkanku..
Bahwa setiap orang bisa berubah, berubah menjadi lebih baik. Dan aku tersenyum mengetahui dia telah berubah menjadi pribadi yang lebih baik dibanding pertemuan terakhir kami.

Orang di sekelilingku menyadarkanku..
Bahwa rasa kepekaan setiap orang berbeda, ada yang terlalu tinggi bahkan ada yang terlalu rendah. Rasa peka yang berlebih membuat kita selalu berpikir apa yang orang pikir kepada saya, kalau saya melakukan ini menurut mereka bagaimana? Rasa peka yang kurang membuat kita menjadi pribadi yang acuh, tak peduli. Darinya aku mengetahui rasa kepekaan yang terlalu berlebih sungguh merepotkan.

Orang di sekelilingku menyadarkanku..
Bahwa rasa paling tinggi dan paling berkuasa sebaiknya dibuang sejauh mungkin. Darinya aku mengetahui sebuah amanah menjadi pemimpin kadang tidak mudah. Darinya aku mengetahui amanah menjadi pemimpin bisa membuat orang terlena. Darinya aku mengetahui amanah menjadi pemimpin bisa membuat orang lupa 
memiliki pepatah “Di atas langit masih ada langit” dalam hidupnya.

Orang di sekelilingku menyadarkanku..
Bahwa pepatah don’t judge a book from cover masih berlaku. Darinya aku mengetahui first impression kadang menyesatkan, first impression yang buruk dapat menghambat hubungan-hubungan selanjutnya, first impression yang baik juga tidak menjamin hubungan-hubungan selanjutnya akan berjalan dengan baik.

Orang di sekelilingku menyadarkanku..
Bahwa waktu selalu berhasil membuka topeng yang dikenakan setiap orang. Seiring waktu aku mengetahui, mana orang-orang yang harus aku pilih menjadi kawan dan mana yang harus aku pilih menjadi lawan, mana orang-orang yang pengaruhnya buruk untukku dan harus ku tinggalkan, dan mana orang-orang yang pengaruhnya baik untukku dan harus ku dekati. Darinya aku mengetahui dia adalah orang yang sebaiknya ku jadikan kawan secukupnya saja, tidak lebih.

Orang di sekelilingku menyadarkanku..
Bahwa perkataan yang akan terucap harus selalu dijaga. Darinya aku mengetahui bahwa perkataan yang terlanjur terucap tidak dapat ditarik kembali, seburuk apapun ucapan tersebut. Darinya aku mengetahui bahwa perkataan yang terlanjur terucap dapat merubah image dalam seketika, buruk dalam seketika atau baik dalam seketika.

Orang di sekelilingku menyadarkanku..
Bahwa sebaik-baiknya manusia adalah orang yang bermanfaat. Darinya aku belajar ingin menjadi pribadi yang bermanfaat. Dari mereka aku mengetahui, jika seseorang datang pada mu hanya saat ada butuhnya saja, janganlah berkecil hati, kamu adalah orang yang bermanfaat bagi sesamamu.

Orang di sekelilingku menyadarkanku..
Bahwa emosi sesaat yang kadang muncul bukanlah hal yang berguna. Emosi membuat seseorang merasa menang di detik pertama dan menyesal di detik selanjutnya. Dari diriku sendiri aku mengetahuinya.

Orang di sekelilingku menyadarkanku..
Bahwa kita harus selalu melihat ke atas untuk mengingatkan bahwa masih ada yang lebih tinggi, melihat ke bawah untuk mengingatkan bahwa segala nikmat yang diterima harus disyukuri, sekecil apapun nikmat itu.

Orang di sekelilingku menyadarkanku..
Work hard, Play hard, Study hard, Pray hard.

0 komentar:

Posting Komentar