Minggu, 15 Januari 2017

#Latepost : December 2016 Recap

Sebenarnya saya sudah menyiapkan postingan ini sebelum tahun 2016 berlalu, tapi ternyata tidak sempat saya publish, hehe. Ini adalah beberapa hal yang mewarnai hari-hari saya di akhir tahun, tepatnya di bulan Desember 2016. Apa saja hal tersebut? Yuk mari simak~

Input Ribuan Data

Awal Desember, saya disibukan dengan tugas menginput data. Data yang saya input merupakan data pendataan keluarga—data urusan orang BKKBN lah pokoknya. Mereka menyebutnya PBDKI 2016 (Pemutakhiran Basis Data Keluarga Indonesia 2016). Fokus data yang saya input adalah data keluarga di kelurahan tempat saya tinggal—sebut saja kel-J—dengan  jumlah 664 KK (kartu keluarga). Data tersebut saya input dalam waktu 10 hari. Hmm.. Cukup lama...
Setelah beres dengan inputan data Kel-J, saya ditugaskan kembali untuk membantu input data kelurahan tetangga, yaitu Kel-G dan Kel-W. 629 data dari Kel-G dan 407 data dari Kel-W. Total data keseluruhan yang dibebankan kepada saya ada 1700 data. Dari 1700, data yang benar-benar saya input sendiri sekitar 1100an data, sisanya diinput dengan bantuan tetangga, adik saya dan teman adik saya (haha iya, sampai minta bantuan teman adik nginput).
Berapa hari tuh input data segitu banyak? 
2 MINGGU LEBIH 3 HARI! WIHI~~
Ada feenya ngga? 
ADA DONGGGG HAHA! ini yang menyenangkan, tentu saja. Feenya lumayan lah buat menjaga kestabilan dompet agar terus berisi :p 
Festival Pembaca Indonesia 2016 
(re : Indonesia Readers Festival 2016—IRF2016).

AKKK.. akhirnya saya kesampaian juga datang ke acara IRF. Saya ngeh tentang acara ini dari tahun 2014, cuma baru kesampaian mampir ya di tahun 2016. IRF 2016 berlangsung pada tanggal 10-11 Desember 2016 di Museum Nasional, Jakarta. Di tengah riwehnya nginput data, saya memutuskan kabur sebentar ke IRF pada hari terakhirnya, 11 Desember. Kebetulan saya menang kuis IRF, jadi punya alasan kuat deh untuk main ke IRF :p
Saya tau, hal yang paling menarik dari IRF adalah adanya bookswap dan bookwar. Coba bayangkan, kita bisa menukar koleksi buku kita dengan koleksi buku lain yang mungkin belum pernah kita baca, yang mungkin kita mau beli tapi belum kesampaian, ya semacam itulah dan…ngeswapnya gratis!

Selain bookswap dan bookwar, di IRF tahun ini ada Book's Blind Date loh, dimana tugas kita membungkus buku lalu memberi petunjuk kecil tentang buku tersebut.

Untuk bekal ke IRF saya membawa 2 buku untuk Blind Date dan 6 buku untuk Bookswap/Bookwar. Cukup niat ya, din :))
Amunisi Bookswap

Di IRF banyak booth-booth kece loh, cuma saya terpaku sama area bookswap. Mantengin siapa tau ada buku bagus tiba-tiba muncul di meja tersebut. :))

Berdasarkan gosip, Bookwar merupakan salah satu kegiatan yang dapat memicu kebarbaran para pesertanya. Saya ngga nyangka bahwa hal itu benar dan saya menjadi saksi mata betapa heboh dan barbarnya bookwar :'p. *Saya ngga ikutan bookwar. Ngga siap mental. Trims....
Kenapa sih Bookwar bisa memicu barbar?
Oke, sebenarnya area Bookwar adalah area yang sama dengan Bookswap. Untuk bookswap sendiri, bisa dibilang buku-bukunya masih tergolong B ajah (re: biasa saja). Nah kalau pas Bookwar buku yang tersedia jadi tiba-tiba bagus.
Kok bisa?
Iya bisa, soalnya pihak panitia menyuplai tambahan buku bagus sebelum Bookwar dimulai. Buku lokal, terjemahan, hard cover, buku kekinian. Ya pokoknya cukup menggiurkan dan worth it untuk direbutkan sih haha.
Sistem bookwar sama dengan bookswap, kita bisa mendapatkan satu buku baru dengan satu buku yang kita bawa. Cuma pas bookwar lebih heboh, karena setiap peserta secara bersama-sama bersiap-siap di pinggir area dan sudah menyiapkan buku yang akan di swap di meja perang sambil menunggu aba-aba dari panitia. 

Hasil dari berwisata ke IRF adalah 2 buku hasil Blind Date dan 4 buku hasil swap. 2 buku ngga berhasil di swap karena ngga nemu yang cocok, hehe. Ya mayan lah ya.
Hasil Blind Date

Hasil ngeswap. Double blue & double red.
Sumpah ngga sengaja :p

Harbolnas Gramedia
Harbolnas tahun ini diadakan pada tanggal 12 Desember—12.12. Dalam rangka Harbolnas, banyak e-commerce yang sejak jauh-jauh hari sudah gembar-gembor-heboh tentang promo ini. Salah satunya Gramedia.com dengan promo yang bikin mupeng : DISKON 70%. Berdasarkan pengalaman terdahulu, saya udah curiga bahwa Gramedia.com ngga akan memberi promo tersebut secara cuma-cuma. 

Dan ternyata benar....H-1 Harbolnas, dikasih tau rulesnya bahwa YA semua buku benar-benar diskon 70%, tapi.....pembayaran TIDAK bisa menggunakan ATM Transfer. 
Sungguh ngajak ribut. Pembayaran yang diterima hanya melalui Tcash, BCA Klikpay, Mandiri emoney, dll. Ngga punya gituan woy…..

Lalu seorang teman yang bernama Eja tiba-tiba nge-Line saya. Kita pun heboh bersama akan kemupengan terhadap diskon 70% tapi ngga punya alat pembayaran yang memadai. Kzl.
.....Singkat kata, akhirnya saya punya amunisi buat Harbolnas Gramedia : PUNYA TCASH!

Pagi-pagi di tanggal 12, saya udah buka website Gramedia.com yang masih lancar jaya dan milih-milih buku inceran, tapi dimasukinnya ke wishlist bukan ke cart.
Sekitar pukul 10 pagi, akses ke Gramedia.com mulai tersendat karena banyak orang yang sadar tentang promo Kece dari Gramedia.com. Sampai pukul 1 siang website down, saya ngga bisa akses websitenya sama sekali. Kzl-kzl-gemez.
Lalu ada notice bahwa website baru bisa diakses kembali pukul 15.00. 

Pukul 15 kurang, saya coba akses ke Gramedia.com yang ternyata sudah bisa kembali diakses dan lancar. Langsung saya order, tapi saya cuma order 2 dari kurang lebih 7 buku yang ada di wishlist. Karena saya berpikir ini adalah order percobaan, yang berarti jika berhasil barulah saya akan order lagi buku sisanya. Ini juga first time pakai Tcash, jadi agak ngeri-ngeri kalau udah isi saldo banyak ke Tcash tapi ujungnya Fail. Sayang uangnya, hoi…

Udah finish order, udah masuk ke halaman Tcash, udah input nomor hp & pass lalu muncul keterangan TOKEN SALAH.
WOIII INI KENAPAAA.

Setelah saya cari tahu, setelah input nomor dan pass harusnya ada SMS masuk yang akan menginformasikan nomor token. TAPI INI NGGA ADA SMS APA-APA, TERUS KENAPA MUNCUL TOKEN SALAH?
Saat lagi ngurusin Tcash, adik saya bawel banget minjem laptop, ya udah saya kasih. Padahal ya urusan si Tcash belum beres.
Sementara itu… akses ke Gramedia.com sudah ramai kembali, sudah susah diakses lagi, down lagi serta maintenance lagi. Ntap.

Lalu twitter Gramedia.com heboh dengan notice bahwa Harbolnas akan berakhir lebih cepat karena stock yang menipis. Blah….

Sekitar setengah 6 sore ketika laptop sudah ada di tangan saya kembali, saya mencoba untuk mengakses kembali halaman pembayaran TCash dengan bantuan riwayat. Ternyata terakses…. lalu saya coba input nomor dan pass dan tada…… ADA SMS NOMOR TOKEN. YASSS.. pembayaran saya akhirnya sukses. Idih perjuangan banget astaga…:')

Hasil Harbolnas saya adalah Me Before You dan After You-nya Jojo Moyes. Harga normal 2 buku tersebut adalah 256K, dengan diskon 70% jadi kena 76.8K saja. WIHI~~
Ku beruntung mendapatkanmu dengan diskon besar~

Launching Jingga untuk Matahari
Di akhir November, Gramedia akhirnya mengumumkan bahwa seri ketiga dari buku Jingga dan Senja yang berjudul Jingga untuk Matahari akan segera dirilis. Kabar yang menyenangkan, karena kalau dihitung-hitung, JUM baru terbit 5 tahun setelah seri keduanya—Jingga dalam Elegi—terbit. Sebuah penantian yang panjang untuk buku berseri.

Saya udah pernah baca JdS & JdE, namun tidak memiliki versi cetaknya. Akhirnya setelah adanya pengumuman menyenangkan tersebut, saya mencari buku second JdS & JdE di dua e-commerce favorit saya kalau mencari buku second, yaitu Bukalapak dan Tokopedia.
Kenapa membeli buku second? 
Harga buku segelnya muahal :( KITA KUDU IRIT TAU!
Launching JUM diadakan pada tanggal 18 Desember 2016 di Gramedia Palmerah Barat. Kuota untuk launching JUM adalah 500 orang, namun nyatanya yang datang hanya 230 orang. Ya HAMPIR setengahnya lah ya. Dress code untuk launching JUM adalah putih abu-abu. Ih nostalgia deh ah :3

Dilihat dari dress codenya sebenarnya sudah bisa diduga bahwa konsep acara launching JUM bakal seru dan ternyata benar :)
Ada sesi upacara plus mini drama dari pihak penerbit yang menghidupkan karakter-karakter dari Jingga dan Senja : Pak Rahardi, Bu Ida, Bu Sam, Oji, hingga Ari dan Tari. Tentu semuanya KW :p *note : Ari KWnya sumpah semok abis xD.
Tari dan Ari KW Super

Setelah beres upacara, kita bisa langsung membeli JUM dengan harga Rp 98,000 plus bonus roll-up pencil.
Rasanya memegang JUM? SENANG bisa menjadi orang-orang pertama yang memegang JUM. SENANG dapat sticker yang bertuliskan “First edition” FIRST EDITION EVER. :)

Setelah beli JUM, kami ngantri untuk book signing dan foto bersama Ibunya Ari Tari dkk, the one and only : Esti Kinasih :)) JUM yang dibeli sebenarnya sudah ada tanda tangannya, namun saya tetap ikut ngantri karena mau minta goresan tanda tangan Mba Esti di JdS dan JdE :))
Mba Esti, sehat-sehat terus ya! 
Biar buku ke-4 bisa lahir tahun ini :)

Buku Diskonan 50%
Dengan setitik bakat menjadi FBI, saya menemukan 2 TBO (toko buku online) di Instagram yang menurut pengamatan saya, setiap bulannya, sering memberi promo diskon 50% terhadap buku terbitan Gramedia Grup.
Di bulan Desember kemarin, TBO tersebut mengadakan promo diskonan 50% sebanyak 2x dalam sebulan, yaitu tanggal 1 dan 20 Desember. RACUN SUMPAH…
Ada 6 buku yang saya beli selama 2x promo tersebut, yaitu :
The Wrath and the Dawn || The Rose and the Dagger || Annie
Big Little Lies || Me and Earl and the Dying Girl || Sing Me Home 
Kalau dihitung-hitung, 6 buku tersebut saya dapatkan dengan harga 229K saja. Hemat banyak hore~
Bisa beli buku-buku bagus gini dengan harga super miring
dan berkualitas ORI itu rasanya happy banget loh!

Blog Tour Gadis Penenun Mimpi
Akhirnya.... bisa menjadi host kembali dalam Blog Tour yang diadakan oleh penulis dan penerbit. Kali ini saya menjadi host dalam Blog Tour Gadis Penenun Mimpi dan Pria yang Melipat Kertas Terbang, sebuah fiksi yang ditulis oleh Ka Gina. Blog Tour ini dilaksanakan selama 8 minggu, dan saya menjadi host minggu ke-2 bersama Irma. Review tentang Gadis Penenun Mimpi bisa diintip disini

Anak Drama Korea Newbie
Ini semua gara-gara Lee Min Ho. Gara-gara drama terbaru Lee Min Ho yang berjudul The Legend of the Blue Sea......
Sumber kelemahan yang haqiqi

Setelah menonton 2 episode TLOTBS saya mulai penasaran dengan dramkor (drama korea) yang lain. Setelah mencari cara bagaimana menonton drakor (maklum ya, sumpah saya newbie banget) akhirnya saya menemukan website dewamovie.net dan nontongo.com sebagai tempat bergantung untuk menonton dramkor. Kalian punya rekomendasi tempat nonton dramkor andalan?

Dalam kurang lebih 1,5 bulan (pertengahan November – akhir Desember) saya sudah berhasil menonton atau menamatkan :
Blood || Doctors || Descendants of the Sun
Weightlifting Fairy Kim Bok Joo || Lie to Me (nonton di RTV) || School : 2015 (nonton di RTV juga)
The Legend of the Blue Sea || Romantic Doctor, Teacher Kim || Goblin
Dan akan bertambah banyak di tahun 2017, HEHE
Gimana kesan-kesannya menonton semua drama itu?
Ngga ada masalah, suka-suka aja :3 Blood dengan kesuramannya. Doctors bikin iri parah dengan keromantisan Hye Jung & Ji Hong. DOTS dengan Kapten Alpha yang gila-kok-imut-banget. WFKBJ dengan super colourfulnya. Lie to Me yang ehem..B aja hehe. School : 2015 dengan para ABG gemes. TLOTBS dengan Min Ho yang uwuwuw :3. RDTK yang kece parah dan saya paham kenapa ratingnya bisa tinggi. Dan.. Trio Goblin yang bikin jatuh cinta :))
Drama selanjutnya yang akan saya tonton adalah Another Oh Hae Young :3 Oiya saya suka banget sama drama genre medis, ada rekomendasi yang wajib ditonton? Blood, Doctors, Emergency Couple, DOTS, RDTK : Done. What else ya? :))
***
Itulah dia beberapa hal berkesan yang saya dapatkan di akhir tahun 2016. Sangat sangat menyenangkan. AH gara-gara menulis rekapan tentang apa saja yang saya alami selama satu bulan, saya jadi kepikiran untuk menuliskan rekapan semacam ini secara rutin di tahun 2017. Mungkin rekapannya nanti akan berisi beberapa hal berkesan selama bulan tersebut, drama korea apa saja yang berhasil saya tamatkan (wkwk) dan buku apa yang berhasil saya baca. 
YAAAA.. Semoga rencana bikin postingan rutin tentang monthly recap bisa kesampaian dan tidak hanya sekadar wacana. AAMIIN. :)

Ciao,
ANR

2 komentar:

  1. Buku-buku yang kamu beli keren-keren banget ya. Iri deh kemarin aku batal datang ke upacara JUM itu, padahal udh daftar. Anyway tokbuk online yg dimaksud itu Hemat buku ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Koleksi buku Aya juga ngga kalah keren, hehe.
      Goarbuku nih maksudnya :)

      Hapus